Kukuhkan Bunda Paud dan Bunda Literasi, WALI KOTA SORONG, "SIAPKAN GENERASI EMAS MENUJU 2025"
Diskominfo Kota SorongSelasa, 14 Oktober 2025 10:34:00 3 menit
ππ¨ππ ππ¨π«π¨π§π - Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., MPA., melantik dan mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD dan Pokja Bunda Literasi Kota Sorong masa bhakti 2025β2030, di Gedung Lambert Jitmau, Selasa (14/10/2025) siang.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan pentingnya peran Bunda PAUD dan Bunda Literasi dalam membentuk generasi masa depan yang cerdas dan berkarakter.
βPAUD merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak bangsa sejak usia dini. Melalui peran Bunda PAUD dan pokjanya, kita tidak hanya membina anak-anak dalam pendidikan formal, tetapi juga dalam nilai moral, spiritual, sosial, dan emosional,β ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak usia dini akan menentukan kualitas generasi penerus Kota Sorong. Karena itu, sinergi antara Pokja Bunda PAUD dan Pokja Bunda Literasi dinilai penting untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Pemerintah Kota Sorong, katanya, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program yang dijalankan oleh Bunda PAUD dan Bunda Literasi.
Wali Kota juga mengusulkan agar pemerintah daerah menyiapkan regulasi khusus tentang kewajiban membaca setiap hari, minimal lima halaman buku, Alkitab, atau Al-Qurβan.
βKalau kita ingin anak-anak gemar membaca, maka orang tua juga harus jadi contoh. Membaca setiap hari harus jadi budaya, bukan sekadar kegiatan,β tuturnya.
Lebih lanjut, Wali Kota mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tujuh perpustakaan mini di kelurahan, serta 10 PAUD binaan pemerintah dan sejumlah PAUD swasta di Kota Sorong. Ia berharap ke depan kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan swasta dapat memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif.
βWalau kondisi keuangan daerah menantang, kita harus tetap menjadikan pendidikan sebagai investasi untuk masa depan Papua,β tegasnya.
Sementara itu, Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, S.KM., MAP., menyampaikan komitmennya mendukung program sekolah gratis Pemerintah Kota Sorong, yang juga mencakup jenjang PAUD.
Ditegaskannya bahwa pembinaan anak usia dini bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi juga membangun karakter, kesehatan, dan daya pikir kritis anak.
βPAUD hadir sebagai wadah yang membantu orang tua memahami pentingnya pengasuhan, pendidikan, dan pembentukan karakter anak agar tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Kami ingin anak-anak Sorong siap menghadapi masa depan yang lebih baik,β ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Kota Sorong memiliki 96 lembaga PAUD dan 22 taman bacaan masyarakat (TBM) yang aktif, di antaranya Taman Baca Bala Keselamatan yang mewakili Kota Sorong dalam Lomba Apresiasi Perpustakaan Terbaik di Jakarta pada 25 Oktober 2025.
Bunda PAUD dan Literasi menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan atas pembinaan yang konsisten terhadap taman bacaan masyarakat.
βBerkat pembinaan yang baik, taman baca kita bisa berprestasi di tingkat nasional. Ini membuktikan bahwa minat baca warga Sorong terus tumbuh,β katanya.
Diakhir sambutan, Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kota Sorong mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk bekerja sama secara kolaboratif dan bertanggung jawab.
βKita harus bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kearsipan serta Perpustakaan agar seluruh program Bunda PAUD dan Literasi berjalan efektif hingga tahun 2030,β tandasnya. (π«πππππππππ π²πππ πΊπππππ).