PERKUAT KESIAPSIAGAAN, PEMKOT SORONG SUSUN RENCANA KONTINGENSI

Diskominfo Kota Sorong Senin, 22 Juni 2026 17:40:25 2 menit
6a38f4f9c089e.jpeg

Pemerintah Kota Sorong bekerja sama dengan ADRA menggelar Lokakarya Penyusunan Dokumen Rencana Kontingensi Bencana Sosial sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi konflik sosial di daerah. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dan bertempat di Hotel Vega, Kota Sorong. (Senin, 22/6/2026).

Mewakili Wali Kota Sorong, kegiatan ini dihadiri sekaligus dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, Musa Fonataba, S.P. Turut hadir para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), peserta lokakarya, serta perwakilan dari TNI dan Polri.

Lokakarya ini bertujuan untuk menyatukan komitmen berbagai pihak dalam menyusun panduan resmi guna mengantisipasi serta menangani potensi konflik yang mungkin terjadi di wilayah Kota Sorong. Melalui dokumen rencana kontingensi yang disusun secara bersama-sama, diharapkan seluruh pemangku kepentingan memiliki pedoman yang jelas dalam mengambil langkah cepat, terukur, dan terkoordinasi ketika menghadapi situasi darurat sosial.

Dalam sambutan Wali Kota Sorong yang dibacakan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, Musa Fonataba, S.P., disampaikan bahwa Kota Sorong sebagai pintu gerbang Papua Barat Daya memiliki dinamika sosial yang terus berkembang. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang, terukur, dan terkoordinasi agar setiap potensi risiko dapat diantisipasi dengan baik.

"Kota Sorong sebagai pintu gerbang Papua Barat Daya memiliki dinamika sosial yang terus berkembang. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang, terukur, dan terkoordinasi agar setiap potensi risiko dapat diantisipasi dengan baik," ujarnya.

Lebih lanjut, diharapkan melalui lokakarya ini dapat dihasilkan dokumen yang komprehensif, aplikatif, dan sesuai dengan kondisi riil Kota Sorong.

"Saya berharap melalui lokakarya ini dapat dihasilkan dokumen yang komprehensif, aplikatif, dan sesuai dengan kondisi riil Kota Sorong. Keterlibatan seluruh unsur pemerintah, lembaga terkait, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam membangun sistem penanggulangan bencana sosial yang tangguh," lanjutnya.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta juga diajak menjadikan lokakarya sebagai wadah untuk berbagi pengalaman, memperkaya pengetahuan, serta menyusun langkah-langkah konkret demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat Kota Sorong.

Dengan adanya dokumen rencana kontingensi bencana sosial yang tersusun dengan baik, Pemerintah Kota Sorong berharap dapat meningkatkan kapasitas daerah dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana sosial, sehingga tercipta lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

 

 

 

Bagikan ke sosial media: WhatsApp Facebook
;