TEKAN ANGKA STUNTING, PEMKOT SORONG MELALUI TP PKK KOTA SORONG BERSAMA MAHASISWA KKN SALURKAN PMT DI SORONG BARAT

Diskominfo Kota Sorong Senin, 9 Maret 2026 16:58:04 2 menit
69ae7d8c8c0c9.jpeg

Pemerintah Kota Sorong berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIE Bukit Zaitun Sorong, melaksanakan kegiatan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi bayi dan balita yang mengalami stunting di Distrik Sorong Barat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (9/3/2026) pukul 09.30 WIT di Kantor Distrik Sorong Barat.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Sorong Septinus Lobat, SH., MPA., Asisten I Setda Kota Sorong Jeremias Gembenop, S.Sos., M.H., Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat, S.K.M., M.AP., Kepala Dinas P2KB Hermanus Kalasuat, S.ST., M.M., Kepala Distrik Sorong Barat beserta para kepala kelurahan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Sebanyak 58 bayi dan balita yang teridentifikasi mengalami stunting di Distrik Sorong Barat menerima bantuan makanan tambahan dalam kegiatan tersebut. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting yang masih tergolong tinggi di wilayah tersebut.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penarikan mahasiswa KKN STIE Bukit Zaitun Sorong yang telah melaksanakan pengabdian selama satu bulan di Distrik Sorong Barat. Sebanyak 30 mahasiswa terlibat dalam program KKN yang tersebar di empat kelurahan, yakni Rufei, Klawasi, Pal Put, dan Puncak Cendrawasih.

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, SH., MPA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dalam kegiatan tersebut, terutama Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, serta perguruan tinggi yang turut mendukung program penanganan stunting.

Ia menegaskan bahwa penanganan stunting tidak hanya sebatas pemberian makanan tambahan, tetapi juga harus diikuti dengan edukasi kepada para orang tua mengenai pentingnya asupan gizi bagi anak.

“Ini bukan pekerjaan yang sederhana. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama menurunkan angka stunting, khususnya di Distrik Sorong Barat. Bukan hanya memberi makanan tambahan, tetapi juga memberikan penyuluhan kepada para orang tua agar anak-anak mendapatkan gizi yang baik sejak dini,” ujar Lobat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta berbagai elemen masyarakat sangat penting dalam mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Pemerintah Kota Sorong juga memberikan apresiasi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sorong  dan jajaran yang selama ini aktif melakukan kegiatan pendampingan di masyarakat, termasuk melakukan kunjungan dari rumah ke rumah untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan anak.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Sorong berharap program pencegahan dan penurunan stunting dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas sebagai bagian dari persiapan menuju sumber daya manusia Papua yang unggul di masa mendatang.

 

Bagikan ke sosial media: WhatsApp Facebook
;