SATGAS MBG KOTA SORONG TUTUP SEMENTARA SPPG MALAIMSIMSA, SAMPEL MAKANAN DIUJI DI MAKASSAR
Diskominfo Kota SorongJumat, 18 September 2026 18:04:05 2 menit
KOTA SORONG - Satgas Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kota Sorong menutup sementara SPPG Malaimsimsa untuk pemeriksaan dan pengambilan sampel makanan, setelah 26 siswa dan lima guru SMP Muhammadiyah Al-Amin mengalami gejala pusing, muntah hingga buang air besar secara terus-menerus, Rabu (16/9/2026).
Penutupan sementara dilakukan sebagai langkah pemeriksaan untuk mengetahui penyebab munculnya keluhan kesehatan yang dialami siswa dan guru. Sampel makanan dari SPPG Malaimsimsa selanjutnya akan dikirim ke laboratorium di Makassar untuk dilakukan pengujian.
Ketua Satgas MBG Kota Sorong, Ruddy R. Laku, S.Pi., M.M, mengatakan, langkah tersebut dilakukan agar penyebab kejadian dapat diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.
“Sampel makanan akan dikirim dan diuji pada laboratorium di Makassar, dan berharap hasil dari laboratorium dapat segera dirilis dengan data yang akurat, agar kita semua dapat mengetahui apa penyebab dari kejadian hari ini, serta bisa melakukan pencegahan,” kata Kasatgas MBG Kota Sorong.
Sebelumnya, ia bersama tim kesehatan Satgas MBG mendatangi SMP Muhammadiyah Al-Amin setelah menerima laporan dari Dinas Kesehatan Kota Sorong, mengenai sejumlah siswa yang mengalami pusing, muntah dan buang air besar secara terus-menerus.
Dari pengecekan awal di sekolah, ditemukan 26 siswa dan lima guru mengalami gejala tersebut. Tim kesehatan kemudian melakukan observasi lebih lanjut dan mendapati delapan orang mengalami gejala cukup berat sehingga dievakuasi ke RSUD Sele Be Solu.
Sementara itu, 18 siswa lainnya mendapat pengobatan ringan berupa pemberian obat di sekolah dan diperbolehkan pulang.
Selanjutnya, setelah melakukan pengecekan di SMP Muhammadiyah Al-Amin, Ketua Satgas MBG bersama tim melanjutkan observasi ke SPPG Malaimsimsa. Pemeriksaan dilakukan terhadap peralatan, bahan makanan, proses pengolahan hingga penerapan standar operasional prosedur (SOP).
Dari hasil wawancara dengan penanggung jawab SPPG Malaimsimsa, diketahui SPPG tersebut mengelola sekitar 3.000 porsi MBG yang disalurkan kepada 10 sekolah.
Dari 10 sekolah penerima layanan tersebut, sembilan sekolah dilaporkan tidak mengalami gejala kesehatan seperti yang terjadi pada siswa SMP Muhammadiyah Al-Amin.
Ketua Satgas MBG Kota Sorong juga menyampaikan empati kepada para siswa dan guru yang mengalami gejala serta keluarganya. Diharapkan, kejadian tersebut tidak terjadi lagi di Kota Sorong.
“Tentu semua tidak ingin ada kejadian seperi ini. Beliau berharap kejadian ini menjadi yang pertama sekaligus terakhir di Kota Sorong,” jelas Ketua Satgas.