PEMKOT SORONG TEGASKAN TRANSPARANSI KEUANGAN SEBAGAI PILAR ORGANISASI YANG PROFESIONAL DAN BERINTEGRITAS
Diskominfo Kota SorongRabu, 29 Juli 2026 15:33:36 2 menit
Sorong – Pemerintah Kota Sorong melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sorong menggelar Bimbingan Teknis Pelaporan Keuangan Forum Lintas Suku Asli Papua Raya Kota Sorong sebagai upaya memperkuat tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Kegiatan bertema "Mendukung Transparansi Keuangan, Memperkuat Persatuan" tersebut dibuka oleh Plt. Sekretaris Daerah Kota Sorong, Ruddy R. Lakku, S.Pi., M.M., di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong, Rabu (29/7/2026).
Dalam sambutannya, Plt. Sekretaris Daerah Kota Sorong, Ruddy R. Lakku, S.Pi., M.M., menyampaikan apresiasi kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Sorong atas penyelenggaraan bimbingan teknis tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas organisasi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan yang tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ruddy menegaskan bahwa transparansi dalam pengelolaan keuangan tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan landasan untuk membangun integritas, meningkatkan kredibilitas organisasi, serta memperkuat kepercayaan anggota maupun masyarakat. Ia berharap seluruh peserta mampu memahami dan menerapkan tata kelola keuangan yang baik sehingga dapat mendukung keberlanjutan program organisasi.
Lebih lanjut, ia mengatakan Forum Lintas Suku Asli Papua Raya memiliki peran strategis dalam menjaga persaudaraan, memperkuat solidaritas, serta menjadi wadah pemersatu masyarakat asli Papua di Kota Sorong. Dengan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel, forum tersebut diharapkan semakin kuat dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, serta mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Ruddy juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sorong untuk terus membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan lembaga adat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam mewujudkan Kota Sorong yang maju, harmonis, dan sejahtera. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta menjadikan transparansi sebagai budaya kerja, akuntabilitas sebagai prinsip pelayanan, dan persatuan sebagai kekuatan dalam membangun daerah.
Mengakhiri sambutannya, Ruddy mengajak seluruh peserta memanfaatkan bimbingan teknis sebagai sarana untuk belajar, berdiskusi, dan berbagi pengalaman agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengelolaan organisasi masing-masing. Atas nama Pemerintah Kota Sorong, ia kemudian secara resmi membuka Bimbingan Teknis Pelaporan Keuangan Forum Lintas Suku Asli Papua Raya Kota Sorong.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Sorong Hendrikus Momot, S.E., Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat Daya Edi Sunardi, Ak., M.Ak., sebagai narasumber kegiatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sorong James Burung, S.Sos., M.M., selaku moderator kegiatan, serta peserta Bimbingan Teknis Forum Lintas Suku Asli Papua Raya Kota Sorong.