PEMKOT SORONG APRESIASI KREATIVITAS JEMAAT GKI MALASILEN MEMANFAATKAN TALENTA ANAK

Diskominfo Kota Sorong Senin, 21 September 2026 15:52:04 3 menit
6ab0d414b7914.jpeg

Sorong – Wali Kota Sorong Septinus Lobat, S.H., M.P.A., didampingi istri, Jemima Elisabeth Lobat, S.K.M., M.A.P., mengapresiasi kreativitas Jemaat GKI Bethel Malasilen dalam memanfaatkan talenta anak-anak melalui seni dan puji-pujian untuk mendukung pembangunan gedung Sekolah Minggu. Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan yang melibatkan anak-anak PAR (Persekutuan Anak dan Remaja) di Gedung Drs. Ec. Lambert Jitmau, M.M., Kota Sorong, Sabtu (19/9/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota menilai gagasan tersebut merupakan inovasi yang patut diapresiasi. Selama kurang lebih tiga tahun berada di Kota Sorong, ia mengaku belum banyak melihat jemaat yang melaksanakan kegiatan serupa dengan melibatkan anak-anak untuk mengembangkan bakat sekaligus mendukung pelayanan dan pembangunan gereja.

“Ini merupakan suatu inovasi yang luar biasa. Jemaat Malasilen mampu mencari cara, memanfaatkan dan menggunakan talenta-talenta anak-anak kita,” ujarnya.

Menurut Wali Kota, kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi sarana penggalangan dukungan bagi pembangunan gedung Sekolah Minggu, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengenal, memuji, dan memuliakan Tuhan melalui kemampuan yang telah dianugerahkan kepada mereka.

“Yang paling utama adalah kita menyiapkan anak-anak ini untuk mengenal lebih jauh dan memuji Tuhan. Dengan puji-pujian kepada Tuhan, anak-anak itu dapat mengembangkan talenta yang Tuhan berikan,” katanya.

Ia menilai pemanfaatan kemampuan anak-anak memiliki nilai positif karena menjadi ruang pengembangan diri sekaligus dapat diarahkan untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan gedung Sekolah Minggu yang nantinya mendukung pembinaan PAR dan anak-anak di Jemaat GKI Bethel Malasilen.

Sebagai bentuk dukungan, Wali Kota menyatakan kesediaannya membantu dan meminta panitia menyiapkan proposal sebagai dasar untuk melihat bentuk bantuan yang dapat diberikan Pemerintah Kota Sorong.

“Panitia nanti kasih kami proposal, supaya kami bisa membantu. Harus ada proposal, karena janji itu memang harus dijaga,” ujarnya.

Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga setiap janji, terlebih yang berkaitan dengan iman dan pelayanan. Menurutnya, keterbatasan tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti berusaha, sebab setiap ikhtiar yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dan dilandasi iman akan mendapat penyertaan Tuhan.

“Janji itu memang harus dijaga. Janji iman berarti kita tidak punya apa-apa, tetapi Tuhan pasti menyediakan yang terbaik,” tuturnya.

Atas nama Pemerintah Kota Sorong, Wali Kota menyampaikan penghargaan kepada Jemaat GKI Bethel Malasilen atas ide dan gagasan yang diwujudkan melalui kegiatan tersebut. Ia berharap kreativitas serupa dapat dikembangkan oleh jemaat-jemaat lainnya sebagai bagian dari upaya mendukung pelayanan dan pembangunan gereja.

“Kalau bisa, jemaat-jemaat yang lain dapat meniru Jemaat Malasilen ini. Sebelum kita meminta, kita harus berusaha terlebih dahulu,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota mengapresiasi anak-anak PAR serta seluruh pihak yang telah menggunakan talenta yang diberikan Tuhan untuk kemuliaan-Nya sekaligus mendukung pembangunan gedung Sekolah Minggu.

“Selamat berlomba bagi adik-adik PAR dan juga Bapak/Ibu yang malam ini mengembangkan talenta yang diberikan Tuhan untuk kemuliaan Tuhan,” pungkasnya.

Turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Barat Daya Bernadus Asmuruf, S.Sos., Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sorong Hendrik Momot, S.T., M.Sc., Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Sorong Musa Fonataba, S.P., Ketua PHMJ GKI Bethel Malasilen Pdt. Flora L. Tan, S.Si., Teol., Anggota BPK Wilayah IV Pdt. M. Kemeray, S.Th., serta tamu undangan lainnya.

(DINAS KOMINFO KOTA SORONG)

Bagikan ke sosial media: WhatsApp Facebook
;