GERAKAN PANGAN MURAH KOTA SORONG RESMI DIBUKA, STABILKAN HARGA JELANG NATAL DAN TAHUN BARU
Diskominfo Kota SorongKamis, 11 Desember 2025 08:37:28 3 menit
Kota Sorong , 11 Desember 2025 – Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Ketahanan Pangan hari ini melaksanakan Gerakan Pangan Murah di Halaman Gereja GKI Syaloom Klademak Kota Sorong, sebagai langkah strategis untuk mengendalikan inflasi dan memastikan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Sorong, H. Anshar Karim, A.Md., dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Sorong, perwakilan Perum Bulog, serta para mitra distributor dan pelaku usaha lainnya.
Dalam sambutan Wakil Wali Kota Sorong, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai strategi pemerintah daerah.
“Sebagaimana kita ketahui menjelang perayaan hari besar keagamaan dan akhir tahun, seringkali terjadi dinamika pada pasokan dan harga kebutuhan pokok. Oleh karena itu, Gerakan Pangan Murah ini hadir sebagai salah satu strategi efektif Pemerintah Kota Sorong untuk melakukan stabilisasi pasokan dan harga pangan, sekaligus mengendalikan laju inflasi di daerah kita tercinta ini,” ujar Wawali.
Wawali memastikan bahwa Pemerintah Kota telah berkoordinasi erat dengan para distributor, petani, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjamin kelancaran distribusi dan mencegah praktik penimbunan.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Ketahanan Pangan, Perum Bulog, distributor pangan, dan seluruh pihak yang terlibat atas kolaborasi yang luar biasa.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Sorong untuk berbelanja dengan baik dan tidak panik. Pemerintah Kota Sorong akan terus memantau dan mengambil langkah proaktif guna menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru,” tutupnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) ini dilatarbelakangi oleh dua pertimbangan utama:
Potensi Kenaikan Harga: Adanya potensi peningkatan permintaan dan fluktuasi harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan dan akhir tahun. Komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan bumbu dapur kerap mengalami tren kenaikan, yang berpotensi memicu inflasi daerah dan menekan daya beli masyarakat.
Komitmen Ketahanan Pangan: Komitmen Pemerintah Kota Sorong untuk menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika ekonomi.
“Oleh karena itu, tujuan utama dari Gerakan Pangan Murah ini adalah melakukan stabilisasi pasokan dan harga pangan di tingkat konsumen, menyediakan akses pangan berkualitas dengan harga terjangkau, serta mengendalikan laju inflasi daerah,” terang Ketua Panitia.
Gerakan Pangan Murah ini menyediakan berbagai komoditas penting dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan harga pasar, berkat koordinasi erat dengan Perum Bulog dan para distributor.
Berbagai jenis komoditas esensial ditawarkan dengan harga khusus untuk masyarakat. Perum Bulog menyediakan Beras Premium sebanyak 1.000 karung (5 Kg) dengan harga jual Rp67.000,00 per karung. Sementara itu, Delta Grosir menyuplai komoditas strategis lainnya, seperti Gula Konsumsi (1720 Kg) seharga Rp12.000,00/Kg, Minyak Goreng (1.700 Liter) seharga Rp12.500,00/Liter, Tepung Terigu (2.000 Kg) seharga Rp7.000,00/Kg, Telur (1.500 Ram) seharga Rp49.000,00/Ram, dan Ayam Potong (1.400 Ekor) seharga Rp27.000,00/Ekor.
Untuk bumbu dapur, tersedia Bawang Merah (900 Kg) dengan harga Rp43.000,00/Kg, dan Bawang Putih (900 Kg) seharga Rp26.000,00/Kg. Komoditas cabai juga tersedia, yakni Cabai Rawit (250 Kg) seharga Rp63.000,00/Kg dan Cabai Merah Keriting (250 Kg) seharga Rp53.000,00/Kg. Komoditas cabai dan bawang ini dipasok oleh Pedagang Pasar. Selain itu, Kelompok Tani turut berpartisipasi dengan menyediakan Sayuran (200 Ikat) seharga Rp5.000,00/Ikat, yang memungkinkan masyarakat mendapatkan suplai pangan langsung dari produsen. (Dinas Kominfo Kota Sorong)