DORONG PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN, PEMKOT SORONG SOSIALISASIKAN INVENTARISASI GAS RUMAH KACA
Diskominfo Kota SorongSelasa, 13 Oktober 2026 15:42:22 2 menit
Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPPLH) Kota Sorong menggelar kegiatan Sosialisasi Inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Abdul Rahim Oeli, S.E., bersama Kepala DPPLH Kota Sorong, Corina Mansawan, S.E., M.M. Berlangsung di Vega Prime Hotel & Convention. Selasa, (13/10/2026).
Dalam sambutannya, Staf Ahli menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa perubahan iklim menjadi tantangan global yang dampaknya semakin dirasakan masyarakat. Karena itu, Kota Sorong perlu berperan aktif dalam pengendalian perubahan iklim melalui kebijakan pembangunan yang memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan.
Menurutnya, inventarisasi GRK merupakan langkah penting untuk mengidentifikasi dan menghitung sumber emisi dari berbagai sektor, seperti transportasi dan pengelolaan sampah. Data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan prioritas program serta menyusun strategi pengurangan emisi.
Abdul Rahim juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak terkait untuk memperkuat koordinasi serta menyediakan data yang lengkap, akurat, dan tepat waktu.
Ia berharap hasil inventarisasi GRK Tahun 2026 tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui langkah nyata, seperti efisiensi energi, pengembangan transportasi ramah lingkungan, pengelolaan sampah terpadu, penghijauan kawasan perkotaan, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Menutup sambutannya, Staf Ahli berharap kegiatan tersebut menghasilkan data dan rekomendasi berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.