WAWALI KOTA SORONG TEGASKAN TPPS WAJIB PERKUAT KOORDINASI DAN PELAPORAN PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING

Diskominfo Kota Sorong Selasa, 20 Januari 2026 12:39:05 3 menit
696f14fa00f73.jpeg

Kota Sorong - Wakil Wali Kota Sorong, H. Anshar Karim, A.Md., selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Sorong, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui penguatan koordinasi lintas sektor, optimalisasi data, serta pelaporan yang terstruktur dan akuntabel, dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kota Tahun 2025.

Penegasan tersebut disampaikannya saat memberikan arahan pada acara Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Sorong Tahun 2025, yang digelar di Gedung Lambert Jitmau, Selasa (20/1/2025), seusai dibuka Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., MPA.

Disampaikannya, Pemerintah Kota Sorong menempatkan isu stunting sebagai prioritas pembangunan sumber daya manusia. TPPS Kota Sorong disebut sebagai ujung tombak pemerintah dalam memastikan seluruh program dan intervensi percepatan penurunan stunting berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran.

“Sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, kepada seluruh jajaran TPPS, agar menyusun dan menyampaikan laporan penyelenggaraan percepatan penurunan stunting kepada Gubernur sebanyak dua kali dalam setahun, yakni laporan semester I dan semester II Tahun 2025, serta laporan sewaktu-waktu apabila diperlukan,” tandas Wakil Wali Kota.

Selain itu, sambungnya, Ketua TPPS Kota Sorong diarahkan untuk melakukan internalisasi peran dan uraian tugas, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan TPPS kepada seluruh anggota. Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan koordinasi internal sekaligus memastikan seluruh fungsi dan peran TPPS berjalan secara optimal di setiap lini.

“Pentingnya pemanfaatan data Keluarga Risiko Stunting (KRS) sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan intervensi. Ketua TPPS diminta memastikan data KRS terdistribusi kepada seluruh OPD terkait, serta menginstruksikan Kepala Bappeda agar setiap intervensi pencegahan dan penurunan stunting yang dilakukan OPD benar-benar mempertimbangkan data tersebut,” tambahnya.

Dalam rangka menjaga efektivitas program, lanjut Wakil Wali kota, Ketua TPPS Kota Sorong juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi internal, sekaligus memastikan fungsi monitoring dan evaluasi berjalan dengan baik melalui Bidang Data, Pemantauan, Evaluasi, dan Knowledge Management. Monitoring dan evaluasi secara berkala dinilai krusial untuk mengukur capaian serta mengidentifikasi kendala pelaksanaan di lapangan.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menginstruksikan TPPS Kota Sorong agar secara konsisten melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh pelaksanaan percepatan penurunan stunting, guna memastikan setiap program berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh OPD, mitra kerja, tenaga kesehatan, kader, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan komitmen bersama, dan menjaga konsistensi dalam pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Kota Sorong.

“Harapan saya, upaya bersama yang dilakukan secara berkelanjutan ini mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kota Sorong, serta melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan,” tutup Wakil Wali Kota diakhir arahan. (Diskominfo Kota Sorong)

 

Bagikan ke sosial media: WhatsApp Facebook
;