SEBANYAK 41 KELURAHAN DI KOTA SORONG KINI MILIKI FORUM PENGURANGAN RISIKO BENCANA
Diskominfo Kota SorongKamis, 27 November 2025 03:07:32 2 menit
ππ¨ππ ππ¨π«π¨π§π - Wakil Wali Kota Sorong, H. Anshar Karim, A.Md, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi multi-bencana di Kota Sorong, bertepatan dengan pengukuhan Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) di 35 kelurahan, sehingga total 41 kelurahan kini memiliki forum tersebut.
Penegasan ini disampaikannya saat membuka Gladi Kesiapsiagaan Terhadap Bencana dan Pengukuhan F-PRB Kelurahan di Gedung Lambert Jitmau, Kamis (27/11/2025) pagi.
Ketua Panitia Pelaksana, Yohanis Riupassa, dalam laporannya menyebut, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat serta memperkuat koordinasi antara pemerintah, warga, dan organisasi terkait.
βKegiatan ini didanai APBD melalui DPA SKPD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp249.999.800,β ungkap Ketua Panitia.
Dijelaskannya, Forum PRB pertama kali terbentuk pada 2024 di enam kelurahan melalui program IDRIP BNPB. Tahun 2025, forum serupa dibentuk pada 35 kelurahan, melibatkan unsur masyarakat seperti RT/RW, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, sehingga seluruh 41 kelurahan di Kota Sorong kini telah memiliki forum PRB.
Sementara itu, Wakil Wali Kota dalam sambutannya mengingatkan bahwa, Kota Sorong memiliki potensi bencana seperti gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, kekeringan, serta kebakaran hutan dan lahan.
Ia juga menekankan bahwa penanggulangan bencana harus dilakukan secara komprehensif dan terkoordinasi. Ditegaskan juga, kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Wakil Wali Kota berharap keberadaan forum PRB dapat membangun sistem penanggulangan bencana berbasis lokal, memperkuat kapasitas komunitas kelurahan, serta membiasakan gerak tanggap darurat untuk meminimalisir korban dan kerugian saat bencana terjadi. (π«πππππππππ π²πππ πΊπππππ)