Kota Sorong - Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth, S.K.M., M.A.P., menegaskan komitmennya untuk melanjutkan seluruh program kerja yang telah berjalan, sekaligus memperkuat upaya penanganan masalah kesehatan, khususnya penurunan angka kematian ibu, kematian bayi dan balita, serta stunting.
Pernyataan tersebut disampaikan usai prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dengan Kepala Dinas Kesehatan sebelumnya, Hermanus Kalasuat, S.T., M.M., yang berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Kota Sorong, Senin (8/9/2025).
Serah terima jabatan ini disaksikan oleh Plt. Sekda Kota Sorong, para Asisten Sekda, sejumlah pimpinan OPD, pejabat eselon III dan IV, staf, pegawai non ASN, serta tamu undangan, yang mana proses sertijab berlangsung lancar.
Plt. Kadinskes menegaskan, sejak Januari hingga Agustus 2025, telah banyak program kesehatan yang dilaksanakan oleh kepemimpinan sebelumnya, bersama seluruh ASN dan tenaga kesehatan di rumah sakit pemerintah maupun swasta, klinik, puskesmas, pustu, posyandu, hingga masyarakat.
“Semua program tersebut akan saya teruskan, termasuk sejumlah kegiatan prioritas pada September hingga Desember yang masuk dalam APBD Perubahan. Saya tidak bekerja sendiri, melainkan bersama tim kerja dari pejabat eselon, staf, hingga tenaga kesehatan di semua lini pelayanan,” ujarnya.
Lebih lanjut, dirinya berharap seluruh jajaran dapat mempertahankan semangat kerja dan kolaborasi yang sudah terbina, serta terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mengingat Kota Sorong merupakan ibu kota Provinsi Papua Barat Daya dan menjadi pusat berbagai sektor pembangunan.
“Masalah kesehatan di Kota Sorong cukup kompleks. Karena itu, Dinas Kesehatan harus lebih aktif, berkolaborasi, dan giat menangani tantangan tersebut, terutama menekan angka kematian ibu, bayi, dan stunting,” tambahnya. (Diskominfo Kota Sorong).