Pemkot Sorong Gelar FGD Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana Tahun 2025
Diskominfo Kota SorongSelasa, 30 September 2025 03:44:00 2 menit
Kota Sorong – Pemerintah Kota Sorong melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan dokumen kajian risiko bencana Kota Sorong Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Anggrek, Kantor Wali Kota Sorong ini dipimpin sekaligus dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, Hanok J. Talla, S.Sos. Selasa, (30/9/2025).
Dalam sambutannya, Asisten III menyampaikan apresiasi kepada tim tenaga ahli dari Universitas Brawijaya yang turut membantu Pemkot Sorong, khususnya BPBD, dalam menyusun dokumen kajian risiko bencana yang bersifat ilmiah, akurat, dan dapat diimplementasikan secara efektif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim tenaga ahli. Kehadiran tim dalam penyusunan dokumen ini akan mendorong terjadinya transfer knowledge yang dapat diterima oleh BPBD, OPD, maupun stakeholder lainnya. Dokumen ini nantinya akan menjadi acuan penting dalam memberikan edukasi terhadap dampak bencana di Kota Sorong,” ujarnya.
Lebih lanjut, Asisten III menegaskan bahwa dokumen kajian risiko bencana yang dihasilkan dari FGD ini diharapkan dapat menjadi pijakan utama dalam perencanaan penanggulangan bencana, baik dalam penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB), rencana kontingensi, maupun integrasi dalam kebijakan tata ruang daerah.
“Tujuan forum ini agar kita dapat memperoleh data, informasi, dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan, sehingga dokumen kajian risiko bencana Kota Sorong benar-benar valid, akurat, dan mencerminkan kondisi aktual yang ada,” tambahnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para pemangku kepentingan. Dalam forum tersebut, berbagai masukan, data, serta pengalaman lapangan dibagikan untuk memperkaya substansi dokumen kajian risiko bencana, sehingga hasil akhir benar-benar aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Sorong. (Diskominfo Kota Sorong)