Pemerintah Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di Tanah Papua

Diskominfo Kota Sorong Selasa, 14 Oktober 2025 10:30:00 2 menit
i2zrhfmIf3eDfEgZHnZuCJngrHuw6KKuXIYNkWkk.jpg

Kota Sorong — Plt. Sekretaris Daerah Kota Sorong, Rudy R. Laku, S.Pi., MM., membuka secara resmi Kegiatan Pelayanan Publik dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di Tanah Papua, khususnya di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Anggrek, Lantai II, Kantor Wali Kota Sorong, pada Selasa (14/10/2025).

Dalam sambutannya, Plt. Sekda menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hal yang sangat penting bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Sorong, karena berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan publik untuk Kota Sorong kini masuk dalam 10 besar tingkat nasional. Untuk wilayah Indonesia Timur, dari Jayapura hingga Sorong, Kota Sorong meraih nilai tertinggi. Sebelumnya, selama empat tahun berturut-turut kita mendapatkan penilaian merah dari Ombudsman, namun kini kita mampu bangkit dan memperbaiki diri,” jelasnya.

Plt. Sekda Kota Sorong mengungkapkan, capaian tersebut diraih berkat kerja sama seluruh perangkat daerah. Melalui pendampingan dari Kementerian PAN-RB, Pemerintah Kota Sorong melakukan berbagai pembenahan, terutama dalam penyempurnaan dokumen dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sebelumnya menjadi kekurangan utama.

“Kami bersyukur karena mendapat pendampingan langsung dari Kemenpan-RB, sehingga kami bisa berbenah dan memperbaiki kekurangan. Sekarang nilai pelayanan publik Kota Sorong menjadi yang tertinggi di Tanah Papua,” tambahnya

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya komitmen dari pimpinan dan pelaksana di setiap OPD untuk terus konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kalau kita melayani masyarakat dengan baik, maka mereka akan merasa senang dan semakin mencintai pemerintah serta tanah ini,” ujarnya.

Kemudian, Plt. Sekda juga menyinggung tentang upaya pemberantasan pungutan liar (pungli) di lingkungan Pemerintah Kota Sorong. Menurutnya, saat ini Tim Saber Pungli telah melakukan berbagai pembinaan dan langkah penindakan.

“Sebelumnya ada sekitar delapan orang yang terjaring OTT, namun setelah dilakukan pembinaan, sampai saat ini tidak ada lagi kasus cyber pungli di Kota Sorong,” ungkapnya.

harapannya, seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Sorong dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius agar memiliki pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya pelayanan publik yang berkualitas dan berintegritas. (Dinas Kominfo Kota Sorong).

 

Bagikan ke sosial media: WhatsApp Facebook
;