MTs SAINT AL GEBRA JUARA LOMBA CERDAS CERMAT SMP/MTS SE-KOTA SORONG 2025

Diskominfo Kota Sorong Kamis, 25 September 2025 11:02:00 2 menit
rHbRyb9L1AT97rf82FI1mKZ8K4V3kfw7voSyjxCS.jpg

𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐒𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong resmi menutup Lomba Cerdas Cermat (LCC) jenjang SMP/MTs Negeri dan Swasta se-Kota Sorong tahun 2025, Kamis (25/9/2025), yang berlangsung di Gedung Lambert Jitmau sejak 23-25 September 2025. di

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sorong, Andarias Rombe, S.Sos., dalam laporannya menyampaikan, kegiatan dengan tema β€œBerpikir Kilat, Menjawab Tepat” bertujuan mengukur penguasaan kompetensi peserta didik pada mata pelajaran inti sesuai kurikulum merdeka.

Selain itu, juga untuk meningkatkan literasi, numerasi, keterampilan berpikir kritis berbasis teknologi, mengembangkan higher order thinking skills (HOTS), memotivasi daya saing akademik, serta memperkuat pendidikan karakter melalui sportivitas, kejujuran, disiplin, dan kerja sama.

β€œJumlah peserta sebanyak 41 tim dari sekolah SMP/MTs, masing-masing terdiri dari tiga peserta utama dan satu cadangan. Total peserta termasuk guru pembimbing berjumlah 205 orang. Mata pelajaran yang dilombakan meliputi Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris,” lapor Sekdis Pendidikan.

Sistem penilaian lomba menggunakan platform Kahoot dan Blooket, dengan tingkat soal dari lower order thinking skills (LOTS) hingga higher order thinking skills (HOTS). Penilaian dilakukan secara otomatis berbasis kecepatan dan kebenaran jawaban.

Hasil lomba menetapkan MTs Saint Al Gebra sebagai juara 1 dengan nilai 106, disusul SMP Cinta Kasih di posisi juara 2 dengan nilai 93, SMP Kalam Kudus sebagai juara 3 dengan nilai 86, dan SMP YPKP Moria di posisi keempat dengan nilai 58.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong, Tihdora Aru, S.E., dalam arahannya menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana melatih rasa percaya diri siswa untuk bersaing secara sehat.

Ia juga mengingatkan agar sekolah-sekolah tidak enggan mengikuti lomba hanya karena menganggap sudah unggul dibanding sekolah lain.

β€œTujuan kita membina anak-anak untuk menggali potensi mereka ke depan. Kalau kita tidak membina mereka, lalu siapa lagi? Harapan saya kegiatan ini tetap ditingkatkan,” ujar Kabid Pembinaan SMP.

Tambahnya, metode lomba berbasis aplikasi Blooket akan terus digunakan pada pelaksanaan lomba berikutnya agar lebih banyak siswa terbiasa berkompetisi dengan sistem yang sama. (π‘«π’Šπ’”π’Œπ’π’Žπ’Šπ’π’‡π’ 𝑲𝒐𝒕𝒂 π‘Ίπ’π’“π’π’π’ˆ)

Bagikan ke sosial media: WhatsApp Facebook
;