LETAKKAN BATU PERTAMA, WALI KOTA SORONG MINTA GEDUNG SEKOLAH MINGGU GKI SYALOOM DIBANGUN DUA LANTAI
Diskominfo Kota SorongKamis, 8 Januari 2026 19:55:25 2 menit
ππππ ππππππ β Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., MPA, menegaskan pembangunan Gedung Sekolah Minggu Jemaat GKI Syaloom Klademak harus dirancang dua lantai agar mampu menjawab kebutuhan ,pembinaan anak dan aktivitas jemaat dalam jangka panjang, seiring besarnya jumlah anak-anak GKI di Tanah Papua.
Penegasan itu disampaikan saat peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut di Jemaat GKI Syaloom Klademak, Distrik Sorong Timur, Selasa (30/12/2025) siang.
Ketua Panitia Pembangunan Gedung Sekolah Minggu, Maklon Maniburi mengatakan, pembangunan gedung sekolah minggu tersebut berangkat dari kesadaran jemaat akan pentingnya pembinaan iman dan karakter anak sejak usia dini. Gedung itu dirancang sebagai ruang pembentukan iman, karakter, dan kebersamaan anak-anak jemaat.
βRencana awal pembangunan hanya satu lantai. Namun, setelah mendapat masukan dari pak Wali Kota, maka desain bangunan ini akan diubah menjadi dua lantai agar lebih fungsional dan berorientasi ke depan,β kata Ketua Panitia.
Menurutnya, gedung sekolah minggu ini tidak hanya difungsikan untuk kegiatan sekolah minggu, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan jemaat, termasuk perayaan hari-hari besar gerejawi seperti Natal serta kegiatan pelayanan lainnya.
Sementara itu, Wali Kota Sorong dalam sambutannya mengatakan, pembangunan fasilitas gereja harus memiliki visi jangka panjang, terutama di Tanah Papua yang memiliki jumlah jemaat GKI dan anak-anak yang besar. Disebutkan, gedung tersebut sebagai aset penting GKI di Tanah Papua yang perlu dibangun secara representatif.
βAnak-anak GKI sangat banyak, sehingga fasilitas yang dibangun harus mampu mengakomodasi kebutuhan mereka ke depan,β ujarnya.
Wali Kota juga memastikan Pemerintah Kota Sorong tetap membuka ruang dukungan terhadap pembangunan gedung sekolah minggu tersebut, meskipun saat ini pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
βDalam keterbatasan anggaran, pemerintah tetap akan mempertimbangkan dan berupaya membantu pembangunan ini,β ujarnya.
Generasi muda, tambahnya, merupakan investasi terbesar suatu daerah. Karena itu, anak-anak perlu difasilitasi dengan ruang yang aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan iman serta pembentukan karakter sejak dini.
Menurutnya Wali Kota, anak-anak merupakan masa depan gereja dan daerah, khususnya Kota Sorong. Anak-Anak tersebut harus dipersiapkan dengan baik sejak saat ini.
Turut hadir mendampingi Wali Kota, Sekda Kota Sorong, Ruddy R. laku, S.Pi., M.M, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jeremias Gembenop, S.Sos., M.H, Ketua TP PKK Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, SKM., MAP, bersama pimpinan OPD di lingkup pemerintah kota Sorong.
Selain itum hadir juga Ketua DPR Kota Sorong, Anggota DPR Papua Barat Daya, Kepala Badan Kesbangpol Papua Barat Daya, perwakilan Badan Pekerja Sinode Wilayah 7, dan Kepala Kementerian Agama Kota Sorong. (π«πππππππππ π²πππ πΊπππππ)