Kukuhkan Pengurus Dekranasda 2025-2030, WALI KOTA SORONG DORONG PENGEMBANGAN KERAJINAN LOKAL BERBASIS BUDAYA

Diskominfo Kota Sorong Kamis, 9 Oktober 2025 11:10:14 3 menit
Dl59PT2sKYYmQhPXYcjn7BxCmwisA0DJO0TcaTc9.jpg

𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐒𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 - Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., MPA.,  mengukuhkan sekaligus melantik ketua dan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sorong Periode 2025–2030, yang berlangsung di Gedung Lambert Jitmau, Kamis (9/10/2025) pagi.

Dalam sambutannya, Ketua Dekranasda Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, S.K.M., M.A.P., mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk membangun kerja sama, kolaborasi, dan sinergi lintas sektor dalam menjalankan tugas-tugas organisasi.

Ditegaskannya, Dekranasda bukan hanya berfungsi sebagai wadah sosial, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya dan sumber daya alam daerah.

β€œDekranasda adalah lembaga yang melekat pada enam kementerian dan dinas terkait, seperti Bappeda, BPKAD, Dinas Perindustrian, Kominfo, Kesehatan, dan Pendidikan. Ini menunjukkan bahwa keberadaan Dekranasda tidak hanya sebatas organisasi pendamping, tetapi bagian dari sistem pembangunan ekonomi kreatif nasional,” jelas Ny. Jemima.

Tambahnya, sebelum pelantikan pengurus definitif tahun ini, Dekranasda Kota Sorong telah aktif mengikuti Rapat Kerja Nasional Dekranasda tahun 2020, dan bahkan masuk dalam 10 besar terbaik dari 230 Dekranasda se-Indonesia. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kota Sorong.

β€œFokus Dekranasda adalah mengembangkan kerajinan berbasis budaya dan warisan lokal, memperkuat jati diri budaya daerah, serta meningkatkan daya saing perajin melalui desain, kemasan, dan branding produk. Kami juga akan mendorong promosi hasil kerajinan lokal tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional dan internasional,” ujar Ketua Dekranasda.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya fasilitasi pembinaan dan akses pendanaan bagi para perajin agar mampu berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya. Menurutnya, Dekranasda akan berperan sebagai jembatan antara perajin, dunia usaha, dan pemerintah dalam memperluas pemasaran produk kerajinan Sorong.

Sementara itu, Wali Kota Sorong, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas pelantikan ketua dan pengurus Dekranasda periode 2025–2030, dan berharap kepengurusan baru mampu mendorong pertumbuhan sektor kerajinan sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif daerah.

Ia menyoroti pentingnya pendataan jumlah pengrajin di Kota Sorong sebagai dasar pembinaan yang efektif. β€œKita perlu data akurat tentang jumlah pengrajin, terutama mereka yang termasuk dalam kelompok UMKM. Dari data awal, sekitar 6.600 pelaku usaha masuk kategori UMKM, dan sebagian di antaranya adalah pengrajin lokal. Ini perlu dipisahkan agar pembinaan lebih terarah,” ujarnya.

Wali Kota juga menegaskan perlunya perhatian khusus bagi pengrajin asli Papua, termasuk pengrajin noken dari suku Moi yang memiliki keunikan corak dan bentuk.

β€œSetiap wilayah punya ciri khas  seperti noken Moi Kalabra dan Moi Kelim, yang berbeda bentuk dan coraknya. Ini potensi besar yang belum tergali dan perlu dipromosikan pada ajang nasional maupun internasional,” tegasnya.

Ia mendorong Dekranasda untuk bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Kominfo dalam melakukan pembinaan serta promosi digital melalui media sosial.

β€œProduk kerajinan lokal bisa dipasarkan secara daring, bahkan menarik wisatawan yang datang ke Sorong sebelum menuju Raja Ampat. Dengan promosi yang baik, kerajinan Sorong bisa menjadi daya tarik ekonomi kreatif yang berkelanjutan,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota berharap Dekranasda Kota Sorong menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan UMKM dan memperkuat ekonomi lokal berbasis kearifan budaya daerah.

β€œDengan kolaborasi yang baik, kita bisa mewujudkan Sorong sebagai pusat kerajinan dan ekonomi kreatif yang unggul di Tanah Papua,” tutupnya. (π‘«π’Šπ’”π’Œπ’π’Žπ’Šπ’π’‡π’ 𝑲𝒐𝒕𝒂 π‘Ίπ’π’“π’π’π’ˆ).

Bagikan ke sosial media: WhatsApp Facebook
;