HUT SMKN 1 ke 55 Tahun, WALI KOTA SORONG TEGASKAN KOMITMEN SEKOLAH GRATIS, PENDIDIKAN JADI FONDASI BANGUN SDM PAPUA

Diskominfo Kota Sorong Rabu, 11 Februari 2026 14:07:50 2 menit
698c2ac6b9085.jpeg

Kota Sorong - Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., MPA, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sorong dalam membangun sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan, termasuk pengalokasian anggaran sekolah gratis sebagai bentuk keberpihakan terhadap peningkatan kualitas generasi muda. Penegasan tersebut disampaikannya pada acara Perayaan HUT ke-55 SMK Negeri 1 Sorong dan Reuni Akbar Alumni di Lapangan SMK Negeri 1 Kota Sorong, Rabu (11/2/2026) pagi.

“Hari ini terbukti kami menganggarkan dan mengalokasikan dana untuk sekolah gratis di Kota Sorong. Ini bukti bahwa Wali Kota Sorong berkomitmen membangun sumber daya manusia Papua. Jadi kita tidak main-main,” tandasnya.

Wali Kota mengajak seluruh civitas akademika dan alumni, agar menjadikan momentum HUT ke-55 sebagai titik penguatan kualitas pendidikan dan perubahan pola pikir generasi muda.

“Mari, lewat momentum HUT SMK 1 ke-55 tahun ini, kita bangun manusia Papua dengan merubah mindset, merubah pola pikir dan karakter lewat pendidikan,” ujarnya.

Disebutkan, usia 55 tahun sebagai fase kematangan institusi. Menurutnya, SMK Negeri 1 Sorong telah melewati berbagai dinamika, mulai dari perubahan kurikulum, transformasi sistem pendidikan, hingga era digitalisasi dan revolusi industri 4.0, serta konsisten mencetak sumber daya manusia terampil dan profesional.

“Pendidikan kejuruan memiliki peran strategis, karena menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia usaha/industri,” katanya.

Ditegaskannya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kualitas SDM. Pemerintah Kota, lanjut Wali Kota, akan mendorong sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan industri lokal, penguatan kewirausahaan berbasis potensi daerah, digitalisasi pembelajaran, serta kemitraan antara sekolah dan pelaku usaha.

“Pembangunan ekonomi daerah harus dimulai dari bangku sekolah. Jika sekolah kuat, maka ekonomi daerah akan bertumbuh,” ujarnya.

Wali Kota juga mencontohkan Singapura yang menurutnya memprioritaskan pembangunan pendidikan dalam jangka panjang hingga mampu menjadi negara maju di Asia Tenggara.

“Mereka fokus membangun pendidikan sampai 60 tahun. Singapura menjadi ‘high technology’ di Asia Tenggara. Yang ditakuti bukan karena badannya besar, tapi karena otaknya,” kata Wali Kota seraya mendorong lulusan SMK tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu berwirausaha.

“Bukan saja berbaju dinas, tapi berwirausaha. Entrepreneurship itu penting,” ujarnya.

Perayaan HUT ke-55 SMK Negeri 1 Sorong dirangkaikan dengan reuni akbar alumni lintas angkatan yang hadir mengenakan seragam sekolah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Sorong, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong yang juga Ketua TP PKK, para guru dan tenaga pendidik, alumni lintas angkatan, serta orang tua siswa. (Diskominfo Kota Sorong)

 

Bagikan ke sosial media: WhatsApp Facebook
;