DWP KOTA SORONG GELAR DONOR DARAH, PMI UNGKAP KEBUTUHAN BELUM TERCUKUPI
Diskominfo Kota SorongSelasa, 18 November 2025 08:15:37 2 menit
Kota Sorong - Dalam rangka menyambut HUT ke-26, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sorong bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten dan Kota Sorong, menggelar donor darah dengan target 150 peserta. Kegiatan yang bertemakan “Perempuan Berdonor” ini, dilaksanakan di Gedung Lambert Jitmau, Selasa (18/11/2025) pagi.
Kepala UDD PMI Kabupaten Sorong, dr. Agustinus Luther, memaparkan, kebutuhan darah di Kota dan Kabupaten Sorong masih jauh dari terpenuhi. PMI setiap hari mengeluarkan sedikitnya 10 kantong darah, atau sekitar 400 hingga 600 kantong per bulan, sementara pemenuhannya baru mencapai 80 persen.
“Untuk ibu bersalin, angka kebutuhan darah tinggi dan ini menjadi salah satu faktor risiko kesehatan,” jelasnya.
Disampaikannya, golongan darah O disebut paling cepat habis setiap bulan, sementara golongan AB paling jarang digunakan. Permintaan darah menurutnya tidak hanya berasal dari Kota dan Kabupaten Sorong, tetapi juga Sorong Selatan.
Dr. Agustinus juga menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dan lembaga, terutama karena darah tidak dapat digantikan oleh bahan buatan manusia. Ia menjelaskan aturan donor untuk perempuan, termasuk syarat tidak sedang atau dalam rentang dekat dengan masa menstruasi (H-7 hingga H+7), untuk menjaga keselamatan pendonor. Dalam proses donor, PMI menerapkan empat tahapan pemeriksaan sebelum pengambilan darah. PMI juga menyediakan kartu donor, yang memungkinkan pendonor mendapatkan darah secara gratis sesuai jumlah donor yang pernah dilakukan, sebagai bentuk layanan kepada masyarakat.
Sebelumnya, Ketua panitia, Dian Suparto Iribaram, menjelaskan, donor darah ini merupakan program kerja DWP Kota Sorong, dan didukung pendanaan dari kas DWP, kas panitia pelaksana hasil kegiatan bazar, serta kontribusi DWP unsur pelaksana.
“Kegiatan digelar untuk membantu pemenuhan stok darah yang menjadi kebutuhan penting layanan kesehatan di wilayah Sorong,” ungkapnya.
Sementara itu, mewakili Wali Kota Sorong, Staf Ahli Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Abdul Rahim Oeli, S.E., menyatakan, kegiatan donor darah menjadi bentuk kontribusi langsung DWP bagi masyarakat, karena darah yang terkumpul dapat membantu pasien anemia, ibu melahirkan, hingga korban kecelakaan yang membutuhkan transfusi.
“Kolaborasi DWP bersama PMI Kota Sorong dan UDD PMI Kabupaten Sorong, mencerminkan peran organisasi perempuan yang tidak hanya fokus pada pembinaan internal, tetapi juga aktif dalam aksi kemanusiaan,” ungkapnya.
Ia mendorong agar kegiatan donor darah dijadikan budaya rutin ASN dan masyarakat, mengingat kebutuhan darah di wilayah Sorong terus meningkat.
Upaya ini, sambungnya, sejalan dengan visi pembangunan Kota Sorong yang mengutamakan kesehatan dan kesejahteraan warga. Harapannya, HUT ke-26 DWP menjadi momentum memperkuat kebersamaan serta memperluas kegiatan sosial organisasi. Sebelum mengakhiri sambutan, Sahli PHP membuka kegiatan donor darah yang ditandai dengan penabuhan tifa. (Diskominfo Kota Sorong)